Hallooo semuaaa :* Baca postingan gue kali ini ya, eitss tapi jangan ikutan galau oke ? Mendngan comment di blog gue. Thank youuuu . . .
Apakah kau melihatku ?
Dan seperti apa kau melihatku ?
Aku memang tak tau bagaimana
Tapi dibalik semua tanda tanyaku
Jujur kukatakan aku sangat melihatmu
Namun aku hanya akan melihatmu
Takkan kutunjukkan padamu
Karena aku takut hanya bisa menjadi bayangan semu untukmu
Dan ketahuilah
Kulakukan ini sebab aku yakin
Bahwa aku tidak akan sanggup merapas kebahagiaan
Dari kedua sorot mata itu
By : Bunga Mentari
Sabtu, 22 Oktober 2011
MALAM TAKBIR (31/08/2011)
Kritik dan sarannya yaa, thanks . . .
Bedug ditalu
Takbir dikumandangkan
Allahuakbar Allahuakbar Allahuakbar
Lailahaillahuallahuakbar
Allahuakbar Walillailham
Aku bersyukur kepada-Mu
Atas nafasku yang masih kau izinkan sampai detik ini
Esok akan kusambut hari kemenangan
Dengan hati gmrbira dan senyum terkembang
Walaupun aku tahu
Kini ada satu yang tersayang hilang
Dari tahun-tahun sebelumnya
By : Bunga Mentari
Bedug ditalu
Takbir dikumandangkan
Allahuakbar Allahuakbar Allahuakbar
Lailahaillahuallahuakbar
Allahuakbar Walillailham
Aku bersyukur kepada-Mu
Atas nafasku yang masih kau izinkan sampai detik ini
Esok akan kusambut hari kemenangan
Dengan hati gmrbira dan senyum terkembang
Walaupun aku tahu
Kini ada satu yang tersayang hilang
Dari tahun-tahun sebelumnya
By : Bunga Mentari
BYE-BYE (17/10/2011)
Kali ini postingan gue itu tentang puisi yang nyeritain berakhirnya perasaan gue buat sesorang yang hampir 2 tahun gue suka bangeeet. Gue juga ngga tau kenapa tiba-tiba perasaan ini bisa hilang gitu aja, tapi mungkin alesannya karena gue capek sakit hati ngeliat dia sama cewek lain. Sebelumnya, gue udah pernah posting 3 puisi yang nyeritain gimana perkembangan gue dengan dia, indah banget rasanya waktu pertama kali gue suka sama dia, terus gue juga sering sakit hati gara gara dia sama cewek lain, dan dia nembak gue yang gue jawab dengan penolakan. Untuk penolakan ini gue punya alesannya sendiri kok. And this is the last poetry for you, thanks for everything, see you . . .
Dulu kusuka kamu
Dulu kusayang kamu
Dulu kudamba kamu
Dan dulu kuingin jadi milikmu
Namun semua terjadi
Aku melihatmu terus bersamanya
Aku melihatmu sangat menyayanginya
Aku melihatmu tak mungkin melepaskannya
Dan kuakui ini menghancurkanku
Aku lelah mengharapkanmu
Aku lelah bergantung pada harapan kosong itu
Perasaanku pun mulai berkurang
Berkurang dan mereda
Hingga semua menjadi sirna
Akhirnya,,
Aku melupakanmu
Berjuta pusi indah yang pernah tertulis untukmu
Kuyakin inilah puisi penutupnya
By : Bunga Mentari
Dulu kusuka kamu
Dulu kusayang kamu
Dulu kudamba kamu
Dan dulu kuingin jadi milikmu
Namun semua terjadi
Aku melihatmu terus bersamanya
Aku melihatmu sangat menyayanginya
Aku melihatmu tak mungkin melepaskannya
Dan kuakui ini menghancurkanku
Aku lelah mengharapkanmu
Aku lelah bergantung pada harapan kosong itu
Perasaanku pun mulai berkurang
Berkurang dan mereda
Hingga semua menjadi sirna
Akhirnya,,
Aku melupakanmu
Berjuta pusi indah yang pernah tertulis untukmu
Kuyakin inilah puisi penutupnya
By : Bunga Mentari
Sabtu, 15 Oktober 2011
TERIMA KASIH PAPAH (15/08/2011)
Aku selalu berharap
Kebersamaan itu akan hadir kembali
Mengisi hari-hariku
Hingga aku tak lagi kesepian
Waktu antara aku dan engkau memang tak banyak
Tetapi bagiku
Waktu yang sedikit itulah
Yang menjadi waktu paling indah dalam hidupku
Papah, terima kasih atas kasih sayangmu
Yang selalu membuatku semangat
Jangan pernah menyerah
Ingat aku disini yang menyayangimu
Yakinilah bahwa akan ada rencana indah untuk kita
Aku sayang papah
By : Bunga Mentari
Kebersamaan itu akan hadir kembali
Mengisi hari-hariku
Hingga aku tak lagi kesepian
Waktu antara aku dan engkau memang tak banyak
Tetapi bagiku
Waktu yang sedikit itulah
Yang menjadi waktu paling indah dalam hidupku
Papah, terima kasih atas kasih sayangmu
Yang selalu membuatku semangat
Jangan pernah menyerah
Ingat aku disini yang menyayangimu
Yakinilah bahwa akan ada rencana indah untuk kita
Aku sayang papah
By : Bunga Mentari
Langganan:
Postingan (Atom)