Sabtu, 07 Januari 2012

WISH COMES TRUE [2]


CAST RELLIYA

“Ih tapi Stev gue, eh halo haloo Stev?”, “Aaaah kok dimatiin sih ni anak ? Rese banget” gerutuku kesal karena sambungan telepon diputus tiba-tiba oleh Stevent. “Emang dasar males aja nih anak” lanjutku marah-marah sendiri. Kalau sudah begini, mau tak mau aku harus mengambil pesanan kue itu juga. Aduuuh bagaimana dong ini? Tempat bordir saja belum ketemuuu. Kurasakan hpku bergetar lagi, “Aaaah siapa lagi sih?” seruku malas. Oh ternyata itu bukan getar tanda telepon masuk, melainkan tanda sms masuk. Dan yang mengirimkan aku sms adalah Risya. Kubaca sms darinya dan aku pun justru tertawa terbahak-bahak. Hahaha, jadi Risya benar-benar takut aku marah dan sama sekali tidak menganggap ini adalah bagian untuk kejutannya? Persis seperti dugaanku. Kuputuskan untuk membalas sms Risya karena aku tidak mau membuatnya terlalu sedih sekarang, klimaksnya nanti pukul 8 malam oleh Stevent.

WISH COMES TRUE [1]

Hai guys, kali ini gue mau posting cerita nih. Cerita ini akan terbagi jadi 4 part, baca semuanya dan jangan lupa comment yaaa. Thanks youu :)

CAST RISYA

Kuarahkan pandanganku seluas mungkin pada lapangan di hadapanku, “Nah itu diaaa” seruku gembira dalam hati. “Relliya, Relliyaaa” sahutku memanggil sahabatku yang sedari tadi sedang kucari-cari. Relliya menoleh kearahku, “Apaan Ris?” tanyanya dengan wajah yang kesal. “Rel lu kenapa? Ayo pulaaaang” ucapku padanya. Relliya memainkan bola matanya, “Lu pulang duluan aja deh, gue masih ada urusan di sekolah” jawabnya singkat dan ia langsung pergi begitu saja tanpa mendengar jawabanku terlebih dahulu. Aku menunduk lemas, ada apa sih dengan Relliya? Biasanya dia selalu mengajakku ke setiap urusannya, mengapa sekarang tidak? “Mungkin ini privacy dia, huuuh” ucapku meyakinkan diriku sendiri. Aku pun berjalan gontay menuju gerbang sekolah. Sekarang yang kuingin hanya ingin cepat-cepat sampai di rumah.

Minggu, 01 Januari 2012

TEMUI AKU DI DEUTSCH

“Gue, gue. . . Ih, harus dijawab ya?” seru Maura menyuarakan ketidakberdayaannya. “Iya, harus Maura. Gue mau tau jawaban lo sekarang” jawab Mario dengan lembutnya. Maura mendecak lemas, memang pada akhirnya ia harus mengaku pada Mario, teman satu sekolahnya yang kini sedang menatapnya lekat-lekat. “Oke, gue juga sayang sama lo Mario”. Mario tersentak seketika. Ia masih tidak percaya dengan apa yang barusan ia dengar, “Maura, bisa lo ulang sekali lagi? Please gue mohon” tanyanya mencoba mencari kepastian. Maura tersenyum sebelumnya, “Gue juga sayang sama lo Mario” ucapnya dan disaat itulah Mario sadar bahwa dia telah melakukan kesalahan pada Maura. Mario bingung harus berbuat apa, mengapa ia baru mengetahuinya sekarang? Jika saja ia tahu bahwa Maura menyayanginya, ia tidak akan mungkin berpacaran dengan adik kelas yang sejujurnya lebih disayanginya sebagai seorang adik. Mario menarik nafasnya dalam-dalam, “Mauraaa, kenapa lo ngga pernah sedikir pun nunjukkin ke gue kalo lo sayang sama gue? Justru lo selalu menghindar setiap kali gue ngedeketin lo. Gue piker lo ngga peduli sama semua perhatian gue. Itu alasannya gue nembak Reina, Mauraa. Gue mau coba buat ngelupain lo, tapi nyatanya gue tetep ngga bisa” jelas Mario menyesali semua keadaan.

HAPPY NEW YEAR 2012


HAPPY NEW YEAR 2012!!!

Horeeee, ngga terasa 2012 telah datang dan 2011  telah berlalu. Ada perasaan sedih ada juga perasaan senang tentunya. Sedih karena kita akan meninggalkan kenangan di 2011, dan senang karena kita akan memulai hidup yang baru di tahun 2012. Selama tahun 2011 ini tentunya banyak banget yang udah kita jalanin dan udah kita capai, so that’s why di tahun 2012 ini hidup kita harus menjadi semakin baik lagi. Pasang target buat hidup kalian di tahun 2012, jangan sampai kalian mengalami kemunduran. Pasang strategi supaya target kalian bisa tercapai, jangan samapi salah jalan dan jangan pernah pake cara haram untuk mencapai target kita itu. Oke guys, wish we always get a best life in 2012 :)
Dan sekarang gue mau cerita tentang apa sih yang gue lakuin di malam tahun baru 2012,  so check it out!